Halo Sobat Safarfriendly! Kalau kamu sedang mencari inspirasi perjalanan yang sarat sejarah dan budaya Islam, kisah kali ini bisa jadi pencerahan. Kita akan mengupas kisah pariwisata Jalur Sutera dari Negeri Para Imam, yakni Uzbekistan, langsung dari pengalaman seorang akademisi Indonesia yang baru saja pulang dari konferensi internasional. Yuk, kita simak!
Uzbekistan: Negeri Para Imam dan Simbol Kejayaan Jalur Sutera

Uzbekistan dikenal sebagai negeri para imam karena merupakan salah satu sentral peradaban keilmuan Islam pada masa lalu. Negeri yang di kenal sebagai daerah kelahiran Imam Bukhari ini juga menjadi kota penting dalam peradaban Jalur Sutera yang menjadi sentra bisnis, ekonomi, dan budaya pada masa itu. Tak ayal, hingga saat ini, Uzbekistan masih dikenal sebagai salah satu tujuan bisnis dan pariwisata di Asia Tengah, dan juga popular di kalangan wisatawan Muslim dunia.
Kisah Perjalanan dari Tashkent

Kisah perjalanan kali ini di sampaikan oleh Noveri Maulana, associate professor dari PPM School of Management Jakarta yang baru saja pulang menghadiri konferensi internasional di Kota Tashkent, Uzbekistan.
Semangat peradaban Jalur Sutera masih menjadi ikon yang melekat pada budaya dan perkembangan ekonomi Uzbekistan hingga saat ini. Menurut Noveri, geliat ekonomi Uzbekistan menjadi salah satu pemain penting di Asia Tengah, serta menjadi sentral penghubung antara Asia dan Eropa. Apalagi, negara yang dulu tergabung dalam Uni Soviet ini, juga memiliki budaya modernisasi yang berkembang pesat, termasuk di bidang pendidikan dan pariwisata.
“Saya diundang untuk hadir pada konferensi pariwisata internasional di Central Asian University, Tashkent Uzbekistan. Pada gelaran itu, Saya banyak berinteraksi dengan para professor, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana dari berbagai belahan dunia. Dan tentunya, kami disuguhkan berbagai perkembangan peradaban Uzbekistan hingga masa kini, khususnya terkait bisnis dan pariwisata,”
— ujar Noveri membuka pembicaraan.
Konferensi yang di ikuti oleh seratus peserta dari puluhan negara tersebut menjadi etalase penting bagi rakyat Uzbekistan untuk menampilkan budaya dan peradaban keilmuan mereka. Topik riset terkait pariwisata di Jalur Sutera juga mencuat jadi obrolan hangat di antara peserta. Bahkan, beberapa professor dan peneliti dari kampus ternama juga memberikan pandangan kritis mereka.
“Saya menyaksikan paparan riset professor dari Hongkong, Yunani, Amerika, China, Pakistan, India, dan beberapa negara lainnya, mereka membahas terkait pariwisata di daerah Jalur Sutera dengan begitu detail dan menarik!”
— ungkap Noveri menambahkan.
Spirit Belt Road dan Kerjasama Kawasan

Lebih lanjut di jelaskan bahwa spirit Belt Road Initiative yang di luncurkan pemerintah China beberapa tahun lalu kembali menggerakkan ekonomi di kawasan Jalur Sutera tersebut. Hal ini turut mendukung geliat pariwisata di sana.
“Kerjasama lintas negara di kawasan Jalur Sutera ini menjadi contoh bagaimana sebuah peradaban bisa menjadi daya tarik wisata dan mampu menggerakkan perekonomian dengan berbagai aktivitas bisnis di dalamnya. Dan menurut saya, kita di Indonesia perlu membuat terobosan serupa misalnya dengan kerjasama di kawasan ASEAN atau mendorong pariwisata serumpun. Hal ini bisa jadi daya tarik tersendiri ke depannya!”
— ujar Noveri optimis.
Samarkand: Kota Ilmu yang Memikat

Selain mengikuti kegiatan di Kota Tashkent, Ibukota Uzbekistan, Noveri juga sempat mengunjungi Kota Samarkand yang di kenal sebagai kota peradaban ilmu pengetahuan zaman kejayaan Islam. Di kota tersebut, berbagai bangunan madrasah atau sekolah zaman kerajaan Islam masa lalu masih berdiri kokoh hingga saat ini dan bahkan menjadi situs warisan dunia oleh UNESCO.
Demikianlah kisah pariwisata utuh dari perjalanan dan pengalaman Noveri Maulana di Uzbekistan. Semoga menjadi inspirasi bagi Sobat Safarfriendly untuk menjelajahi warisan peradaban Islam dan menggali lebih dalam potensi pariwisata sejarah di Asia Tengah.
Jangan lewatkan berbagai informasi menarik seputar perjalanan, gaya hidup, dan acara terkini di SafarFriendly! Kunjungi website kami di safarfriendly.com untuk mendapatkan panduan lengkap, tips bermanfaat, serta berbagai artikel informatif yang bisa menemani perjalanan dan aktivitas Anda. Temukan juga rekomendasi destinasi, kuliner halal, serta berbagai layanan ramah Muslim yang akan membuat perjalanan Anda semakin nyaman dan berkesan!








